IMPLEMENTASI BINAAN BERBASIS PONDOK PESANTREN DALAM MEMBENTUK RELIGIUSITAS WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN SULIKI

Authors

  • Muthia Ramadani Ekren
  • Mutiara Salsabila Balqhis
  • Yanti Eka Putri
  • Agustini

Keywords:

Pondok Pesantren, Religiusitas, Warga Binaan

Abstract

Lembaga pemasyarakatan memiliki fungsi yang fundamental dalam membentuk karakter tahanan melalui pendidikan, pembinaan, dan bimbingan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan bersama oleh pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia. Penelitian menggunakan jenis metode penelitian kualitatif studi kasus atau CSR (Case Study Research). Penelitian dilaksanakan di Lembaga Permasyarakatan Suliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk implementasi binaan berbasis pondok pesantren dalam membentuk religiusitas di Lembaga Pemasyarakatan Suliki telah terlaksana dengan baik, melibatkan berbagai pihak. Jadwal kegiatan pesantren telah tersusun dengan baik. Religiusitas para warga binaan telah terbentuk dengan rutinitas mereka mengikuti kegiatan pesantren, sehingga terlihat pada kegiatan shalat berjamaah yang diadakan setiap waktu, dimulai dan diakhiri dengan tadarus dan dzikir. Pelaksanaan kegiatan tahsin atau perbaikan bacaan Al Qur’an dibagi atas kelompok sesuai kemampuan awal para santri. Dalam praktek ilmu dakwah, sebagian santri sudah bisa mengumandangkan azan dengan irama yang merdu, bisa menjadi imam shalat berjamaah dan menjadi khatib jum’at. Implikasi pelaksanaannya tidak hanya kepada diri santri itu sendiri namun lebih jauh mempengaruhi sikap dan karakter santri terhadap manusia lain. Binaan berbasis pondok pesantren membentuk religiusitas sudah berjalan dengan baik sehingga dapat dipertahankan dan dikembangkan. Namun beberapa hal yang mesti ditingkatkan adalah penyediaan ruangan yang lebih luas sehingga santri bisa lebih nyaman untuk belajar, serta dibentuknya struktur kepengurusan yang lengkap demi kemajuan pembinaan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Muthia Ramadani Ekren

Lembaga pemasyarakatan memiliki fungsi yang fundamental dalam membentuk karakter tahanan melalui pendidikan, pembinaan, dan bimbingan sesuai dengan ketentuan yang sudah ditetapkan bersama oleh pemerintah melalui Kementerian Hukum dan Hak Azazi Manusia. Penelitian menggunakan jenis metode penelitian kualitatif studi kasus atau CSR (Case Study Research). Penelitian dilaksanakan di Lembaga Permasyarakatan Suliki. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk implementasi binaan berbasis pondok pesantren dalam membentuk religiusitas di Lembaga Pemasyarakatan Suliki telah terlaksana dengan baik, melibatkan berbagai pihak. Jadwal kegiatan pesantren telah tersusun dengan baik. Religiusitas para warga binaan telah terbentuk dengan rutinitas mereka mengikuti kegiatan pesantren, sehingga terlihat pada kegiatan shalat berjamaah yang diadakan setiap waktu, dimulai dan diakhiri dengan tadarus dan dzikir. Pelaksanaan kegiatan tahsin atau perbaikan bacaan Al Qur’an dibagi atas kelompok sesuai kemampuan awal para santri. Dalam praktek ilmu dakwah, sebagian santri sudah bisa mengumandangkan azan dengan irama yang merdu, bisa menjadi imam shalat berjamaah dan menjadi khatib jum’at. Implikasi pelaksanaannya tidak hanya kepada diri santri itu sendiri namun lebih jauh mempengaruhi sikap dan karakter santri terhadap manusia lain. Binaan berbasis pondok pesantren membentuk religiusitas sudah berjalan dengan baik sehingga dapat dipertahankan dan dikembangkan. Namun beberapa hal yang mesti ditingkatkan adalah penyediaan ruangan yang lebih luas sehingga santri bisa lebih nyaman untuk belajar, serta dibentuknya struktur kepengurusan yang lengkap demi kemajuan pembinaan.

References

Ancok, D. & Suroso, F.N., (2005). Psikologi Islami: Solusi Islam atas Problem- Problem Psikologi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Anggraini, SD., 2020. “Upaya Meningkatkan Motivasi Narapidana Mengikuti Pembinaan Pondok Pesantren di Lembaga Pemasyarakatan”. Jurnal Ilmiah Indonesia.Volume 5 . Nomor 9. Hal. 957-969

Anggranti, W., 2022. “Pembinaan Keagamaan dalam Meningkatkan Kesadaran Beragama Warga Binaan LapasLembaga Permasyarakatan Perempuan dan Anak Kelas II Tenggarong”. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat. Volume 1. Nomor 1. Hal. 14-22.

Auliya. RU., 2018. “Teori Behavioral Dalam Perspektif Bimbingan Konseling Islam”. Jurnal Al-Taujih. Hal. 61-75

Darussalam, A., 2016. “Indahnya Kebersamaan Dengan Shalat Berjamaah”. Jurnal UIN Alauddin Makassar. Volume 4. Nomor 1. 24-39.

Fitri, R. dan Ondeng. S., 2022. “Pesantren Di Indonesia: Lembaga Pembentukan Karakter”. Al Urwatul Wutsqa. Volume 2. Nomor 1. Hal. 42-54.

Irawan, Y., dan Rahmalisa. U., 2019.”Sistem Database Pemasyarakatan Studi Kasus Lapas Kelas II A Pekanbaru”. Jurnal Universitas Muhammadiyah Bengkulu . volume 2. Nomor 2. Hal. 59-67.

Kaharuddin, 2021. “Kualitatif : Ciri dan Karakter Sebagai Metodologi”. Jurnal Pendidikan. Volume 9. Nomor 1. Hal. 1-8.

Mamonto, N., dkk. 2018.” Implementasi Pembangunan Infrastruktur Desa Dalam Penggunaan Dana Desa Tahun 2017 (Studi) Desa Ongkaw Ii Kecamatan Sinonsayang Kabupaten Minahasa Selatan”. Jurnal Jurusan Ilmu Pemerintahan. Volume 1. Nomor 1. Hal. 1-11

Masyitoh, I., 2018 Religiusitas Siswa Madrasah Aliyah Dan Sekolah Menengah Atas, Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, 16(3).

Najoan. D., 2019. “Memahami Hubungan Religiusitas Dan Spiritualitas Di Era Milenial”. Jurnal .Volume 1. Nomor1. Hal. 64-74.

Nurjanah, I. dan Sholeh, AH., 2020. “Implementasi Program Budaya Sekolah 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun) dalam Menanamkan Religius Siswa”. Jurnal Pendidikan Agama Islam. Volume 10. Hal. 58-73.

Pontoh, Z. & Farid, M., 2015. Hubungan antara religiusitas dan dukungan sosial dengan kebahagiaan pelaku konversi agama.Persona: Jurnal Psikologi Indonesia,4(1).

Rahardjo, M,.”Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif”: Konsep Dan Prosedurnya. 2017. Hal. 1-26

Sugiyono. 2021. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif ,dan R&D. Bandung: Alfabeta, cetakan ke 3, 2021

Undang–undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan

Widya, N., 2021, Implikasi Penggunaan Aplikasi WhatsApp dalam Meningkatkan Produktivitas Kerja Pegawai Bagian Produksi di Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda, Administrasi Publik, 2021, 9 (1): 4792-4803, . eJournal fisip-unmul.ac.id.

Zulkifli, Z., 2019. “Bimbingan Agama Islam dalam Meningkatkan Ketenangan Jiwa Warga Binaan di Lembaga Permasyarakatan”. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam. Volume 1. Hal.14-22.

Downloads

Published

2024-01-09

How to Cite

Muthia Ramadani Ekren, Mutiara Salsabila Balqhis, Yanti Eka Putri, & Agustini. (2024). IMPLEMENTASI BINAAN BERBASIS PONDOK PESANTREN DALAM MEMBENTUK RELIGIUSITAS WARGA BINAAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN SULIKI . ADAPTASI : Jurnal Sosial Humaniora Dan Keagamaan, 1(1), 41–53. Retrieved from https://journal.abakacademypress.com/index.php/adaptasi/article/view/3