PENGARUH ETILEN ALAMI KULIT BUAH KAKAO UNTUK MEMATANGKAN BUAH SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI KARBIT

Authors

  • Auli Rahmi
  • Nafisa Putri Acla
  • Dwi Febri Hidayati
  • Siti Hardiyanti

Keywords:

kulit buah kakao, gas etilen, pemeraman, etilen alami

Abstract

Kulit buah kakao merupakan limbah tak pakai yang tidak memiliki nilai ekonomis. Salah satu pemanfaatan kulit buah kakao adalah sebagai bahan alternativ untuk mematangkan buah secara alami tanpa efek samping. Namun jika tidak langsung digunakan, kulit kakao segar tidak bertahan lama dan mudah membusuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan gas etilen pada kulit buah kakao kering dan efektifitas pematangan buah pisang menggunakan kulit buah kakao kering. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dimana percobaan dilakukan dengan membuat lima perlakuan yaitu pemeraman pisang saja (kontrol), pemeraman pisang dengan serbuk kakao, pemeraman pisang dengan karbit, pemeraman pisang dengan kulit kakao kering, dan pemeraman pisang dengan kakao segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa semua pisang mengalami pematangan yang ditandai dengan adanya perubahan warna, susut bobot, dan tekstur pada buah pisang. Pisang yang paling matang terdapat pada pisang yang diperam dengan menggunakan karbit. Pisang yang matangnya tidak merata terdapat pada pemeraman dengan pisang saja. Sedangkan hasil pemeraman pisang yang paling optimal adalah pemeraman pisang dengan menggunakan kulit buah kakao kering dan kulit buah kakao segar. Proses pemeraman pisang mengakibatkan penurunan susut bobot dari pisang, yang dibuktikan dengan adanya selisih berat pisang sebelum pemeraman dan setelah pemeraman. Dengan demikian penelitian ini membuktikan bahwa kulit buah kakao kering efektif dalam mematangkan buah pisang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adomako, D. 1972. Cocoa pod husk pectin. Phytochemistry 11: 1145-1148.

Arti, Inti Mulyo, Adinda Nurul Huda Manurung. 2018. Pengaruh Etilen Apel Dan Daun Mangga Pada Pematangan Buah Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica). Jurnal Pertanian Presisi. Journal. Fakultas Teknologi Industri Universitas Gunadarma. Vol. 2 No:2.80-86.

Asif, Mohammad. 2012. Physico-chemical properties and toxic effect of fruitripening agent calcium carbide. Ann Trop Med Public Health 5; 150-156.

Deglas,Welly.3023.Pengaruh Suhu Penyimpanan dan Tingkat Kematangan terhadap Umor Simpan Buah Tomat.Journal.Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian.Vol.7 no.1,pp.49-60

Efendi, Riswan. 2007. Jurnal Pengaruh Dosis dan Lama Pemeraman dengan Karbit (Kalsium Karbida) dalam Proses Degreening Jeruk Bangkinang. Journal. Vol. 6 No. 2 : 22-27.

Erika, Cut. 2013. Ekstreaksi Pektin dari Kulit Kakao (Teobroma cacao L.) menggunakan Amonium Oksalat. Journal. Universitas Syiah Kuala Darussalam. Vol. 5 No. 2.

Iqbal, et. al. 2017. Review: Ethylene Role in Plant Growth, Development and Senescence: Interaction with Other Phytohormones. Journal Frontiers in Plant Science, 8 (475); 1-19.

Jumeri, Suhardi, dan Tranggono. 1997. Pola Produksi Etilen, Respirasi dan Sifat Sensoris Beberapa Buah pada Kondisi Udara Terkendali. Journal. UGM Agritech 17(3): 4-10.

Lizada, M.M.C., S.F. Yang. 1974. A simple and sensitive assay for aminocyclopropane-1- carboxylic acid. Anal. Biochem. 100: 140-145.

Rusli, Rolan. 2015. Aktivitas Antioksidan Kulit Buah Kakao Masak Dan Kulit Buah Muda.Jurnal Sains dan Kesehatan. Journal. Universitas Mulawarman. Vol 1. No 2 : 35- 38.

Murtadha, A., Julianti, E., Suhaidi, I. 2012. Pengaruh Jenis Pemacu Pematangan Terhadap Mutu Buah Pisang Barangan (Musa paradisiaca L.). Journal. Rekayasa Pangan dan Pert., 1 (1): 47-56.

Nababan, Purba. 2019. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi dan Pupuk NPK Terhadap Pembibitan Tanaman Kakao. Repository. Universitas HKBP Nommensen. Medan.

Nurtama, B., I. Muhajir, dan D.K.W. Putra. 1995. The Effect of On-Tree Wrapping Materials on the Postharvest Quality of Banana var. Ambon Kuning. Bul. Tek. dan Industri Pangan. 6(3):22-27.

Siagian HF. 2009. Penggunaan Bahan Penjerat Etilen pada Penyimpanan Pisang Barangan dengan Kemasan Atmosfer termodifikasi aktif.Diakses dari://www.researchgate.net/publication/42349020_Penggunaan_Bahan_Penjerap_Etil en_Pada_Penyimpanan_Pisang_Barangan_Dengan_Kemasan_Atmosfer Termodifikasi_Aktif/citations

Soewarno, S. 1990. Dasar-Dasar Pengawasan dan Standarisasi Mutu Pangan. Penerbit Institut Pertanian Bogor. Journal. IPB Press.

Wahyudi, T dan Pujiyanto. 2008. Panduan Lengkap Kakao. Penebar Swadaya. Jakarta.

Werdiningsih,W. 2008. Kajian Perubahan Mutu Pisang Raja Bulu salama Proses Penyimpanan dan Pemeraman. Skripsi. Sekolah Pascasarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Wirasaputra, A., Mursalim, M., Waris, A. 2017. Pengaruh penggunaan zat etefon terhadap sifat fisik pisang kepok (Musa Paradisiaca L). Agritechno Unhas, 10(2): 89–98.

Downloads

Published

2024-01-09

How to Cite

Auli Rahmi, Nafisa Putri Acla, Dwi Febri Hidayati, & Siti Hardiyanti. (2024). PENGARUH ETILEN ALAMI KULIT BUAH KAKAO UNTUK MEMATANGKAN BUAH SEBAGAI ALTERNATIF PENGGANTI KARBIT. EKSTRAKSI : Jurnal Matematika Sains Teknologi Dan Lingkungan, 1(1), 69–75. Retrieved from https://journal.abakacademypress.com/index.php/ekstraksi/article/view/16